translate languages

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

31 Okt 2012

Hong Kong Kota Wisata Bebas Pajak?



altPariwisata Negara yang berpenduduk 7  juta ini sangat amat maju. Plus pewarisan demokrasi yang ditanamkan Ingris sebelum menyerahkanya kepada China tahun 1999.

Erabaru mengunjungi beberapa tempat wisata dan mencari tahu mengapa kemajuan pariwisatanya demikian pesat. Salah satu yang terbesar memberi dampak adalah regulasi pajak yang di lakukan pemerintah setempat.

Komisi pariwisata hong kong dalam laporannya mengatakan jumlah kedatangan wisatawan  ke Hong Kong tahun 2010 adalah 36 juta orang, dengan rata-rata tingkat hunian hotel 87%.

Wisatawan China yang terbanyak
alt
Kapal pesiar dalam kota. (Erabaru/manuh)
China masih menduduki peringkat teratas dari jumlah keseluruhan kunjungan itu. Menempati angka 63% yakni 22,7 juta turis China datang ke Hong Kong. Ini punya kaitan langsung antara sistem transportasi dari China daratan ke Hong Kong.

Sebuah jurus pemerintah yang sukses mendrongkrak jumlah kunjungan wisata ke Hong Kong adalah pengurangan bahkan mengenakan pajak nol persen  terhadap barang dan jasa.

Inilah sumber utama mengapa barang dan makanan di Hong Kong menjadi murah. Bukan karena mutu barang rendah. Banyak wisatawan China membeli barang made in China di Hong Kong karena harganya lebih murah. Utamanya barang-barang bermerek seperti iPod atau iPad.
Kartu octopus 

Mobilitas wisatawan juga menjadi fokus perhatian pemerintah. Maka harus ada cara yang sederhana dan praktis sebagai pendukung jasa transportasi. Munculah kartu prabayar Octopus untuk semua jenis transportasi. Hong Kong  menerapkan sistem transportasi paling terintegrasi di dunia. Memberi wisatawan  kemudahan menjelajahi Hong Kong. Pada akhir liburan dari Hong Kong anda bisa minta sisa saldo kartu ini. Kegunaan kartu pintar ini tidak hanya untuk membayar transaksi transportasi seperti namamya kartu gurita. Tetapi juga untuk pembayaran di kedai-kedai cepat saji seperti 7-eleven, circle K, Mc Donnals, KFC dan lainnya.

Untuk mengakomodir puluhan juta wisatawan, tingkat hunian dan mobilitas kota menjadi sangat tinggi.  Untuk itu perlu rencana dan reservasi lebih awal jika anda ingin mengunjungi Hong Kong. Utamanya jika melakukkan perjalanan keluarga yang memerlukan jumlah kamar tertentu di suatu tempat tertentu. Sebagai negara tujuan wisata, Hong Kong memiliki banyak tempat penginapan dengan berbagai jenis dan tipe, mulai dari hotel mewah, hotel bintang, hostel backpackers/guest house sampai apartemen. Lokasi penginapan tersebar hampir di seluruh penjuru Hong Kong, namun sebagian besar terletak di area Kowloon dan Hong Kong Island.
alt
Jembatan Tsing Ma. (Erabaru/manuh)
Mengunjungi Hong Kong tanpa ke pelabuhannya tentu kurang lengkap, disini merupakan atraksi turis baik untuk menikmati pemandangan teluk atau menyaksikan lewatnya kapal pesiar atau menikmati indahnya lampu-lampu dari pencakar langit di malam hari.

Hong Kong Island dan Kowloon bisa di capai dengan naik ferry yang hanya 3000 rupiah atau juga dengan naik bus yang akan melewati terowongan bawah air.

Penulis punya pengalaman membawa ekses bagasi atau kelabihan bagasi. Hong Kong sangat ketat menerapkan aturan keselamatan penerbangan. Bagasi jinjing terlalu besar akan  di penalti atau wajib di bagasikan. Jika anda melebihi kuota berat anda harus membayar ekstra. Jangan sampai ongkos bagasi lebih banyak dari pada oleh-oleh yang dibawa. (Erabaru/man)


 Sumber :erabaru.net

maspeypah
  • Digg
  • Facebook
  • Google
  • StumbleUpon
  • TwitThis

Artikel Menarik Lainnya



Komentar :

ada 0 comment ke “Hong Kong Kota Wisata Bebas Pajak?”

Posting Komentar