Suatu hari di tengah hutan, bunga mawar menertawakan pohon cemara. Katanya, "Meskipun kamu tumbuh begitu tegap, tapi kamu tidak harum sehingga tidak bisa menarik kumbang dan lebah untuk mendekat."
Pohon cemara diam saja. Kemudian, bunga mawar menceritakan keburukan pohon cemara dimana-mana. Akhirnya, pohon cemara menjadi tersingkir dan menyendiri di tengah hutan.
Ketika musim dingin yang hebat datang, salju turun dengan lebatnya. Bunga mawar yang sombong itu, kesulitan mempertahankan kehidupannya. Demikian juga dengan pohon dan bunga-bunga lainnya. Hanya pohon cemara yang masih tegak berdiri, di tengah badai salju dingin yang menerpa bumi.
Pada tengah malam yang sunyi, salju berbincang-bincang dengan pohon cemara.
Kata salju, "Setiap tahun, aku datang ke muka bumi ini. Dan kamulah satu-satunya yang dapat melewati ujian saya. Kamu mampu berdiri tegak, dalam menahan segala macam tekanan alam."
Sahabat yang luar biasa!
Mari, belajar dari si pohon cemara. Dia tegar saat "menahan serangan", baik itu serangan berupa tindakan, ucapan, atau pikiran. Keberadaannya sendiri begitu menyejukkan, hangat, dan damai.
Ingat: dengan keteguhan jiwa dan pikiran, kebahagiaan dapat kita raih. Caci maki dan fitnah sekalipun, tidak akan mampu menjatuhkan orang yang kuat! Setuju kan?
Happy Sunday ;)
Artikel Menarik Lainnya
Cerita
- Sebuah Dunia Untuk Nathan
- Sebuah ciuman selamat tinggal
- Dongeng Seekor Nyamuk
- Cerita Lutung Kasarung
- Mukjijat Nyanyian Seorang Kakak
- Mencintai Diri Sendiri
- Maukah anda mendengar?
- KISS (Keep It Simple Stupid)
- Buku Harian Ayah
- Mengapa Kucing selalu mengejar Tikus ?
- Wanita Yang Di Cintai Suami KU
- Tembok Berlin (Renungan)
- Kisah Sebatang Pohon
- Sang malaikat kecil olivia
- Aku pernah datang dan aku sangat Patuh
- Ayam Merah dan Butir Gandum
- Burung Kecil Pindah Rumah
- Hidup adalah proses - Batu Kusam
- Cincin Sekeping emas
- Hadiah Dari Wendy
- Kisah Seekor Kupu-Kupu
- Pisau Dan Pohon
- Jangan Sombongkan Diri
- Cerita Zodiak
- Buruknya Gosip
Komentar :
Posting Komentar