spontan genjotan udara mengalir ke sekujur badan
aku tertengun terperangah, menetes air mata dari balik jiwa
seakan dunia gelap gemerlap dan runtuh tanpa Wibawa
ketika kucoba untuk memahami arti semua ini
aku terdiam kaku, tersentak tanpa kata
jiwaku menggeletar, seakan terdapat luka hayati

hatiku sepertinya telah kabur
sekejap saja, pikiranku mulai memberontak
aku seperti prajurit yang telah gugur
menelan kekalahan dari pemberontak
ingin kucoba untuk merajut kembali
benang kusut menjadi tali yang utuh
namun hatiku masih tersayat ngilu
mereka mengira aku begitu tabah
menghadapi segala hal yang ada menjadi tiada
aku bukan hendak mengeluh, bukan juga mengaduh
cuma aku tak suka menjadi istimewah
aku ingin berlalu
menjemput dinginnya salju
melewati hari-hari yang pilu
membuka secerca harapan baru
Jiu Joss
27 March 2013
Komentar :
Posting Komentar